Penulis: Abiroh Mujahidah |
Allah mencintai hamba-Nya dengan kasih sayang yang tidak mampu diukur oleh akal manusia. Bahkan ketika seorang hamba bermaksiat dan menjauh dari-Nya, Allah masih memberinya rezeki, kesehatan, dan kesempatan untuk kembali. Di antara bentuk cinta Allah terhadap hamba-Nya, ialah:
1. Allah lebih menyayangi hamba-Nya dari pada seorang ibu kepada anaknya.
1. Allah lebih menyayangi hamba-Nya dari pada seorang ibu kepada anaknya.
Dari Umar bin Khattab radhiyallahu 'anhu, Rasulullah ﷺ bersabda:
أَتَرَوْنَ هَذِهِ طَارِحَةً وَلَدَهَا فِي النَّارِ؟
"Kalian melihat wanita ini, apakah ia akan melemparkan anaknya ke dalam api?" Para sahabat menjawab, "Tidak, demi Allah." Maka Rasulullah ﷺ bersabda:
لَلَّهُ أَرْحَمُ بِعِبَادِهِ مِنْ هَذِهِ بِوَلَدِهَا
"Sungguh Allah lebih penyayang terhadap hamba-hamba-Nya daripada wanita ini kepada anaknya." (HR. Al-Bukhari no. 5999 dan Muslim no. 2754)
Betapa besar kasih sayang Allah. Walau pun seorang ibu rela berkorban demi anaknya, tetapi kasih sayang Allah jauh lebih besar daripada itu.
2. Allah memanggil para pendosa dengan sebutan "Hamba-Ku"
Betapa besar kasih sayang Allah. Walau pun seorang ibu rela berkorban demi anaknya, tetapi kasih sayang Allah jauh lebih besar daripada itu.
2. Allah memanggil para pendosa dengan sebutan "Hamba-Ku"
Allah berfirman:
قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
"Katakanlah: Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (Az-Zumar: 53)
Lihatlah, meskipun mereka bergelimang dosa, Allah masih memanggil mereka dengan panggilan penuh kasih: "Wahai hamba-hamba-Ku."
3. Allah bergembira atas taubat hamba-Nya
Lihatlah, meskipun mereka bergelimang dosa, Allah masih memanggil mereka dengan panggilan penuh kasih: "Wahai hamba-hamba-Ku."
3. Allah bergembira atas taubat hamba-Nya
Rasulullah ﷺ bersabda:
لَلَّهُ أَشَدُّ فَرَحًا بِتَوْبَةِ عَبْدِهِ مِنْ أَحَدِكُمْ بِرَاحِلَتِهِ إِذَا وَجَدَهَا
"Sungguh Allah lebih bergembira dengan taubat seorang hamba daripada kegembiraan salah seorang di antara kalian yang menemukan kembali untanya yang hilang." (Riwayat Muslim no. 2747)
Betapa romantisnya kasih Allah. Ketika manusia mungkin tidak mau menerima kesalahan kita, Allah justru bergembira ketika kita kembali kepada-Nya.
4. Allah selalu dekat dan mendengar keluh kesah hamba-Nya.
Betapa romantisnya kasih Allah. Ketika manusia mungkin tidak mau menerima kesalahan kita, Allah justru bergembira ketika kita kembali kepada-Nya.
4. Allah selalu dekat dan mendengar keluh kesah hamba-Nya.
Allah berfirman:
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ
"Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku." (Al-Baqarah: 186)
Ketika hati kita hancur, Allah berkata: "Sesungguhnya Aku dekat."
5. Allah mengampuni dosa seluas langit dan bumi
Ketika hati kita hancur, Allah berkata: "Sesungguhnya Aku dekat."
5. Allah mengampuni dosa seluas langit dan bumi
Dalam hadis qudsi, Allah berfirman:
يَا ابْنَ آدَمَ، إِنَّكَ مَا دَعَوْتَنِي وَرَجَوْتَنِي غَفَرْتُ لَكَ عَلَى مَا كَانَ مِنْكَ وَلَا أُبَالِي
"Wahai anak Adam, selama engkau berdoa dan berharap kepada-Ku, Aku akan mengampunimu atas dosa-dosamu dan Aku tidak peduli (betapa banyaknya dosa itu)." (Riwayat At-Tirmidzi no. 3540)
Saudaraku, jika hari ini engkau merasa sendiri, ingatlah bahwa Allah dekat. Jika hari ini engkau merasa banyak dosa, ingatlah bahwa rahmat Allah lebih luas daripada dosamu.
Jika hari ini engkau merasa tidak dicintai, ingatlah bahwa ada Dzat yang selalu menunggumu kembali dalam sujud dan doa.
"Kita sering mengejar cinta manusia, padahal ada cinta yang tidak pernah mengkhianati, yaitu cinta Allah ﷻ."
Saudaraku, jika hari ini engkau merasa sendiri, ingatlah bahwa Allah dekat. Jika hari ini engkau merasa banyak dosa, ingatlah bahwa rahmat Allah lebih luas daripada dosamu.
Jika hari ini engkau merasa tidak dicintai, ingatlah bahwa ada Dzat yang selalu menunggumu kembali dalam sujud dan doa.
"Kita sering mengejar cinta manusia, padahal ada cinta yang tidak pernah mengkhianati, yaitu cinta Allah ﷻ."
(Penulis adalah mahasiswi STID M Natsir, Jakarta)