Penulis: Ahmad Firdaus |
Fenomena jam karet telah lama menjadi penyakit laten dalam banyak organisasi, termasuk organisasi Islam. Rapat yang dijadwalkan pukul 08.00 baru dimulai pukul 09.00, pengajian atau musyawarah umat yang tak kunjung dimulai karena "menunggu tokoh". Ironisnya, semua ini terjadi dalam organisasi yang menjadikan Al-Qur’an dan Sunnah sebagai rujukan utama.