Ada masa ketika kita begitu tekun memanjatkan do'a. Setiap selesai beribadah, kita memohon dengan penuh harap agar Allah mengabulkan keinginan yang selama ini kita damba-dambakan.
Hari demi hari berlalu, hingga akhirnya Allah membuka pintu-Nya dan mewujudkan apa yang selama ini kita nantikan.
Namun, setelah impian menjadi kenyataan, jangan sampai sujud yang dahulu panjang berubah menjadi singkat, bahkan perlahan ditinggalkan. Jangan biarkan nikmat membuat kita lalai kepada Dzat yang telah menganugerahkannya.
Namun, setelah impian menjadi kenyataan, jangan sampai sujud yang dahulu panjang berubah menjadi singkat, bahkan perlahan ditinggalkan. Jangan biarkan nikmat membuat kita lalai kepada Dzat yang telah menganugerahkannya.
Sebab, hakikat syukur bukan hanya mengucapkan "Alhamdulillah", tetapi juga menjaga ketaatan kepada-Nya.
Allah Ta'ala berfirman:
"Bersyukurlah kepada Allah jika memang hanya kepada-Nya kamu menyembah." (Al-Baqarah [2]: 172)
Ayat ini mengajarkan bahwa rasa syukur memiliki konsekuensi, yaitu tetap beribadah kepada Allah. Bersujud bukan hanya saat meminta, tetapi juga ketika menerima.
Nikmat yang tidak disyukuri bisa jadi sebab hilangnya keberkahan, sedangkan nikmat yang disertai rasa syukur akan semakin Allah tambahkan.
Maka, jika hari ini Allah telah mengabulkan doa-doamu, melapangkan rezekimu, memudahkan urusanmu, atau menghadiahkan kebahagiaan yang dahulu hanya menjadi harapan, jangan lupa kembali bersujud. Jadikan sujud sebagai ungkapan syukur yang paling indah, karena setiap nikmat berasal dari Allah dan kepada-Nya pula segala pujian dikembalikan.
Ingat kembali bahwasanya sejak awal manusia diciptakan kemudian ditempatkan di bumi, semata-mata hanya untuk beribadah dan bersujud kepada Allah Yang Maha Mulia dan luas ampunan-Nya. ***
Allah Ta'ala berfirman:
وَاشْكُرُوا لِلَّهِ إِن كُنتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ
"Bersyukurlah kepada Allah jika memang hanya kepada-Nya kamu menyembah." (Al-Baqarah [2]: 172)
Ayat ini mengajarkan bahwa rasa syukur memiliki konsekuensi, yaitu tetap beribadah kepada Allah. Bersujud bukan hanya saat meminta, tetapi juga ketika menerima.
Nikmat yang tidak disyukuri bisa jadi sebab hilangnya keberkahan, sedangkan nikmat yang disertai rasa syukur akan semakin Allah tambahkan.
Maka, jika hari ini Allah telah mengabulkan doa-doamu, melapangkan rezekimu, memudahkan urusanmu, atau menghadiahkan kebahagiaan yang dahulu hanya menjadi harapan, jangan lupa kembali bersujud. Jadikan sujud sebagai ungkapan syukur yang paling indah, karena setiap nikmat berasal dari Allah dan kepada-Nya pula segala pujian dikembalikan.
Ingat kembali bahwasanya sejak awal manusia diciptakan kemudian ditempatkan di bumi, semata-mata hanya untuk beribadah dan bersujud kepada Allah Yang Maha Mulia dan luas ampunan-Nya. ***
(Penulis adalah mahasiswi STID M Natsir, Jakarta)