Penulis: Ainan Salsabila Salamah |
Kesendirian memang hal yang pasti dialami oleh setiap manusia, karena kesendirian adalah sunnatullah dalam khidupan dan semua orang akan mengalaminya entah itu disengaja ataupun tidak.
Yang harus kita fahami adalah bahwa banyak orang yang menyukai kesendirian, khususnya untuk orang-orang yang disebut sebagai kaum introvert. Mereka seringkali merasa nyaman dalam kesendirian, dan selalu mencari waktu untuk bisa menikmati kesendiriannya.
Namun, bukan berarti mereka anti sosial ya. Mereka juga bisa bersosialisasi layaknya orang lain. Tapi, mereka akan me-recharge energinya dengan menjauh dari keramaian. Entah itu bepergian sendirian, makan sendirian, mendengarkan syair-syair, melakukan hobinya, atau melakukan aktifitas apa pun sendiri.
Bukan pula berarti mereka tidak punya teman, atau mereka sombong dan anti sosial. Hanya saja begitulah cara mereka mengisi energi mereka yang cepat terkuras di tengah keramaian.
Berbeda dengan ekstrovert yang senang berada dalam keramaian. Mereka akan merasa hidup ketika berada di tengah keramaian karena mereka senang mengobrol, bercerita, bersosial, bercanda, dan senang bergaul. Mereka biasanya mudah untuk berteman dengan orang lain karena kepribadiannya tersebut.
Namun, bukan berarti mereka tidak suka kesendirian. Mereka juga terkadang butuh waktu untuk sendiri, tapi mereka lebih mencari suasana yang terdapat banyak orang di dalamnya.
Memang untuk kaum ekstrovert ini terlihat seperti membosankan dan bahkan sangat mereka hindari. Bagi kaum ekstrovert, mereka cenderung mencati keramaian, senang ketika bisa mengobrol dan bersosialisasi dengan banyak orang, dan mudah untuk bergaul.
Di sinilah diperlukan saling pengertian dari kedua kepribadian tersebut. Sebab, terkadang muncul konflik-konslik tertentu karena tidak saling tahu dan faham terhadap dua kepribadian itu hingga banyak menimbulkan salah faham.
Perbedaan inilah yang seringkali menimbulkan konflik dan kesalahpahaman karena tidak ada rasa saling pengertian antara keduanya. Padahal, baik introvert maupun ekstrovert, keduanya penting didunia dan tidak ada yang lebih baik atau buruk meskipun mempunyai keistimewaan yang berbeda karena dengan keduanya dunia akan seimbang. baik introvert ataupun ekstrovert, keduanya mempunyai peranan besar dalam keberlangsungan hidup manusia.
Karena itu perlu adanya saling memahami antar keduanya, supaya tidak menimbulkan kesalahpahaman yang lebih lanjut. ***
(Penulis adalah mahasiswi STID M Natsir, Jakarta)