Kamis, 17 Juni 2021

Semangat Tanpa Batas

PenulisSiti Sa'adah ---

Dua siswa kelas 4 Sekolah Dasar (SD) Bobojong, Kecamatan Mande Kabupaten Cianjur. Mereka berdua adalah saudara sepupu,yang satu berada Farid dan satunya bernama Azkal ibu dari mereka ini bersaudara.

Karena rumah mereka berdua ini jauh dari sekolah,merke setiap hari berangkat sekolah mengendarai sepeda milik Azkal kakak sepupu Farid, terkadang mereka juga jalan kaki melewati persawahan dan perkampungan. Kegiatan sehari-hari mereka, mengaji, berjualan hasil sayuran yang di panen orang tuannya kalau nggak, mereka menjual dagangan tetangga yang menyuruhnya dengan upah tidak seberapa. Akan tetapi mereka tetap enjoy, tetap terlihat seneng karena mungkin mereka belum banyak memikirkan apa-apa , walaupun hidup mereka berat menurut orang-orang yang melihatnya.

Sekitar jm 6 pagi mereka berangkat sekolah, dibandingkan teman-temannya yang lain mereka lebih awal berangkat,karena mereka menggunakan sepeda goes yang pasti itu menggunakan waktu yang lama untuk sampai ke sekolah, beda dengan teman-teman nya yang diantar naik motor atau naik kendaraan umum. 

Suatu ketika , ketemu mereka berdua saat akan berangkat sekolah, " kalian kalau berangkat sekolah bawa uang jajan berapa?" " Kami tidak membawa uang,cukup makan dulu sebelum berangkat, itu sudah membuat kami kenyang, terkadang kalau di kasih ibu ,itupun hanya 2000 rupiah saja" ujarnya. 

"Kalau nggak, kami jualin dagangan orang di sekolah baru kami dapat uang jajan lebih dan bisa kami tabung".ucapan spontan keluar dari mulut mereka yang masih kecil tapi perjuangan mereka luar biasa. 

Terkadang kita harus bersyukur dengan apa yang kita miliki,masih banyak orang yang sangat kurang dari kita bahkan lebih kurang dari kita,tapi mereka tetap bertahan dengan keadaan mereka. ***


(Penulis adalah mahasiswa STID M Natsir)