Penulis: Nurul Qosyiin |
Tahukah anda, bahwa ada puasa sunnah yang pahalanya setara dengan berpuasa sepanjang tahun, namun masih banyak umat Islam yang jarang melaksanakannya?
Di tengah semangat menjalankan ibadah wajib, beberapa puasa sunnah yang sangat dianjurkan Rasulullah SAW justru mulai terlupakan. Padahal, selain menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, puasa-puasa tersebut juga menyimpan keutamaan yang luar biasa.
Puasa merupakan salah satu amalan di mana disebutkan khusus dalam hadist, yang berbunyi, " Setiap amalan anak Adam adalah untuknya. Kebaikan dilipatgandakan sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat. Kecuali puasa. Sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya." (Riwayat Bukhari dan Muslim, dikutip dalam buku Fiqhus Sunnah Lin Nisa).
Adapun puasa sunnah yang dianjurkan akan tetapi sering dilupakan oleh umat Islam yaitu:
1. Enam hari di bulan Syawal
Dari Abu Ayyub Al-Anshari RA. Nabi SAW bersabda, "Barangsiapa yang berpuasa pada bulan ramadhan kemudian dia mengiringinya dengan puasa enam hari dari bulan syawal, dia bagaikan puasa sepanjang masa." Kenyataannya, puasa ini sering dilalaikan umat Islam.
2. Puasa Hari Arafah
Disunnahkan berpuasa di hari Arafah apabila engkau tidak sedang menunaikan ibadah Haji. Rasulullah SAW saat ditanyai tentang puasa hari Arafah, sebagaimana diriwayatkan dari Abu Qatadah, beliau menjawab, "Itu akan menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang."
3. Puasa Hari Asyura' dan Sehari Sebelumnya
Rasulullah SAW pernah kedatangan sahabat di hari Asyura' 10 Muharram. Lalu sahabat tersebut mengatakan, "Ya Rasulullah hari ini Yahudi berpuasa sebab di hari ini Allah menyelamatkan Musa dari kejaran Fir'aun, dan mereka berpuasa sebagai tanda syukur kepada Allah."
Nabi kemudian berkata, "Kami lebih berhak terhadap Musa dari pada mereka." Kemudian beliau memerintahkan sahabat untuk berpuasa (Riwayat Bukhari nomor 4680).
4. Memperbanyak Puasa Pada Bulan Sya'ban
Dari Aisyah RA, dia berkata: "Aku tidak pernah melihat Rasulullah SAW berpuasa penuh satu bulan kecuali pada bulan Ramadhan, dan aku tidak pernah melihat beliau berpuasa dalam satu bulan lebih banyak daripada bulan Sya'ban.
5. Puasa Senin-Kamis
Dari Usamah bin Zaid RA, dia berkata, "Sesungguhnya Nabi biasa berpuasa pada hari Senin dan Kamis. Lalu beliau ditanya tentang puasa itu, dan menjawab, 'Sesungguhnya amalan-amalan hamba Allah itu dihadapkan setiap hari Senin dan Kamis'."
6. Tiga Hari Setiap Bulan
Dari Abdullah bin Amru RA, Rasulullah SAW bersabda, "Berpuasalah kamu tiga hari setiap bulan, karena kebaikan itu dilipatgandakan sepuluh kali, maka puasa tiga hari setiap bulan itu seperti berpuasa sepanjang masa."
7. Berpuasa Sehari dan Berbuka Sehari
Dari Abdullah bin Amru RA, Nabi SAW bersabda, "Puasa yang paling dicintai Allah adalah puasa Nabi Dawud, dia berpuasa sehari dan berbuka sehari."
Itulah tujuh puasa sunnah yang sering ditinggalkan umat Islam namun dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Terlebih lagi puasa Asyura' (10 Muharram) yang insya Allah di tahun 2026 ini jatuh pada tanggal 25 Juni, bisa menghapus dosa kecil setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.
Puasa Asyura' ini akan sempurna bila ditambah puasa sehari sebelumnya (9 Muharram). Sebab, menurut Ust. Khalid Basalamah dalam ceramah di akun instagramnya, Rasulullah SAW pernah bersabda, " Kalau saya masih hidup tahun depan maka saya ikutkan dengan puasa pada tanggal 9-nya (Tasu'a) agar tidak sama dengan Yahudi."
Wallahu A'lam Bhisshowab.
(Penulis adalah mahasiswi STID M Natsir, Jakarta)